Tema
Department
Fungsi Data
Department digunakan untuk mengelola bagian kerja internal untuk pengelompokan user, biaya, approval, dan tanggung jawab operasional.
Kapan Diatur
Atur data ini saat setup awal sistem, saat ada perubahan kebijakan operasional, atau saat data baru dibutuhkan oleh transaksi.
Dipakai Oleh
Data ini biasanya dipakai oleh VSC Backoffice, VSC POS, VSC KDS, VSC Order, dan proses reporting. Jika pilihan Department tidak muncul di transaksi terkait, periksa kembali status aktif dan relasinya di Master Data.
Catatan Penting
Gunakan nama yang mudah dikenali user operasional. Hindari membuat data duplikat karena dapat membingungkan saat transaksi, approval, dan pelaporan.
Prasyarat
- User sudah login ke VSC Backoffice dan memiliki akses CRUD untuk menu
Master Data > General > Department. - Halaman berada di
nama_web_anda/master/department. - Contoh data dokumentasi menggunakan data sementara:
Code:DPBNameawal:Department PanduanNamesetelah update:Department Panduan Updated
Keterangan Penanda Screenshot
- Kotak dan nomor hijau: langkah
Create. - Kotak dan nomor biru: langkah
Update. - Kotak dan nomor merah: langkah
Delete.
Langkah Create
- Klik tombol
+pada tabel Department (penanda hijau nomor 1).

- Isi field
CodedenganDPBdanNamedenganDepartment Panduan, lalu klikSave(penanda hijau nomor 1, 2, 3).

- Pastikan data baru muncul di tabel Department (penanda hijau nomor 1).

Catatan validasi create: data DPB - Department Panduan tampil di list setelah klik Save.
Langkah Update
- Pada baris data yang dibuat, buka menu aksi lalu pilih
Edit. - Ubah
NamemenjadiDepartment Panduan Updated, lalu klikSave(penanda biru nomor 1, 2).

- Pastikan nama data pada tabel sudah berubah (penanda biru nomor 1).

Catatan validasi update: nilai nama berubah dari Department Panduan menjadi Department Panduan Updated.
Langkah Delete
- Pada baris data yang sama, buka menu aksi lalu pilih
Delete. - Pada dialog konfirmasi, klik tombol
Delete(penanda merah nomor 1).

- Pastikan data dummy sudah tidak ada lagi pada tabel Department (penanda merah nomor 1).

Catatan validasi delete: data sementara berhasil terhapus dan tidak tersisa di daftar Department.
Langkah CRUD Section
Prasyarat Section
- User wajib memilih satu baris pada tabel
Departmentterlebih dahulu. - Tombol
+pada panelSectionakan aktif hanya setelah Department dipilih. - Pada contoh ini digunakan Department terpilih
DPVdan data Section sementara: Code:SCPNameawal:Section PanduanNamesetelah update:Section Panduan Updated
Langkah prasyarat: pilih salah satu row Department terlebih dahulu (penanda hijau nomor 1), lalu pastikan tombol + di panel Section sudah aktif (penanda hijau nomor 2).

Catatan validasi prasyarat: sebelum memilih Department, tombol create Section dalam kondisi disabled.
Langkah Create Section
- Pada panel
Section, klik tombol+. - Isi
CodedenganSCP, pastikanDepartment Codeotomatis terisi sesuai Department terpilih (readonly), isiNamedenganSection Panduan, lalu klikSave(penanda hijau nomor 1, 2, 3, 4).

- Pastikan data Section baru muncul pada panel
Section(penanda hijau nomor 1).

Catatan validasi create section: data SCP - Section Panduan tampil di list Section setelah klik Save.
Langkah Update Section
- Pada baris Section yang dibuat, buka menu aksi lalu pilih
Edit. - Pada form Edit,
CodedanDepartment Codetetap readonly, ubahNamemenjadiSection Panduan Updated, lalu klikSave(penanda biru nomor 1, 2).

- Pastikan nama Section di list sudah berubah (penanda biru nomor 1).

Catatan validasi update section: nilai nama berubah dari Section Panduan menjadi Section Panduan Updated.
Langkah Delete Section
- Pada baris Section yang sama, buka menu aksi lalu pilih
Delete. - Pada dialog konfirmasi, klik tombol
Delete(penanda merah nomor 1).

- Pastikan data
SCPsudah tidak ada lagi pada panelSection(penanda merah nomor 1).

Catatan validasi delete section: data sementara berhasil terhapus dan panel Section kembali menampilkan kondisi kosong.
Langkah Department Per User
Prasyarat Department Per User
- Buka tab
Department Per User(penanda hijau nomor 1). - Pilih satu baris Department di panel kiri (penanda hijau nomor 2).
- Setelah Department dipilih, panel kanan
Usersaktif untuk checklist user (penanda hijau nomor 3). - Pada contoh ini digunakan Department
DPQ.

Catatan validasi prasyarat: tanpa memilih Department, proses checklist user tidak memiliki konteks department tujuan.
Langkah Assign User ke Department
- Pada panel
Users, checklist beberapa user yang ingin di-assign ke Department terpilih: - User
AD(penanda hijau nomor 1) - User
KASIR1(penanda hijau nomor 2) - User
KASIR2(penanda hijau nomor 3) - Pada UI ini perubahan checklist tersimpan langsung (tanpa tombol
Saveterpisah).

- Reload halaman atau buka ulang tab, lalu pilih Department yang sama untuk memastikan hasil checklist tetap tersimpan (penanda hijau nomor 1).

Catatan validasi assign: user yang dicentang tetap ter-assign pada Department setelah halaman dimuat ulang.
Langkah Update Checklist User
- Pada Department yang sama, uncheck salah satu user yang sebelumnya ter-assign, misalnya
AD(penanda biru nomor 1). - Pastikan user lain yang masih diperlukan tetap ter-check, misalnya
KASIR1(penanda biru nomor 2). - Perubahan checklist juga tersimpan langsung pada UI ini.

- Reload halaman atau buka ulang tab, lalu pilih Department yang sama untuk memastikan perubahan sudah tersimpan (penanda biru nomor 1).

Catatan validasi update checklist: user yang di-uncheck tidak lagi ter-assign pada Department setelah reload.