Skip to content

Perkenalan

VSC ERP adalah sistem terpadu untuk membantu operasional bisnis harian. Di dalamnya ada beberapa aplikasi utama: VSC Backoffice, VSC POS, VSC KDS, VSC Team, dan VSC Order.

Panduan ini disusun untuk pengguna operasional. Fokus utamanya adalah menjelaskan apa fungsi sebuah modul, kapan modul digunakan, dan data apa yang perlu disiapkan sebelum transaksi dibuat.

Cara Membaca Panduan

Mulailah dari menu Memulai untuk memahami pola umum penggunaan sistem. Setelah itu, masuk ke modul yang sesuai dengan pekerjaan Anda, misalnya Sales untuk penjualan atau Inventory untuk pengelolaan stok.

Setiap halaman modul berisi ringkasan sederhana:

  • Fungsi modul dalam bahasa sehari-hari.
  • Kapan modul digunakan.
  • Sub-menu yang tersedia di ERP.
  • Data referensi yang biasanya dibutuhkan.

Modul Bisnis dan Master Data

VSC Backoffice digunakan untuk administrasi transaksi dan pengelolaan data seperti Sales, Purchasing, Inventory, Production, Account Payable, Account Receivable, Accounting, Report, Approval, dan Settings.

VSC Team digunakan oleh karyawan untuk attendance. VSC POS digunakan oleh kasir atau operator outlet untuk transaksi penjualan langsung. VSC KDS digunakan oleh tim dapur untuk memantau dan memproses order yang masuk dari VSC POS. VSC Order digunakan customer untuk membuat self order melalui QR Code yang dicetak dari VSC POS.

Master Data adalah data pendukung yang dipakai oleh banyak modul. Contohnya Customer dapat dipakai di Sales dan Account Receivable, sedangkan Supplier dipakai di Purchasing dan Account Payable. Karena sifatnya lintas modul, Master Data dijelaskan sebagai fondasi transaksi, bukan sebagai daftar teknis yang berdiri sendiri.

Peran Akses Pengguna

Menu yang terlihat di ERP dapat berbeda untuk setiap pengguna. Perbedaan ini biasanya dipengaruhi oleh hak akses, outlet, departemen, atau peran kerja pengguna. Jika sebuah menu tidak muncul, hubungi administrator sistem atau tim yang mengelola IAM.